#MuhammadiyahSumbar Tumblr posts

  • muhammadiyahsumbar
    18.05.2022 - 1 day ago

    Silaturrahim Syawal-Halal bi Halal FKBMu UIN IB @GDM 62 Rabu, 16 Syawal 2022-18/5/2022.

    View Full
  • muhammadiyahsumbar
    18.05.2022 - 1 day ago

    Silaturrahim Syawal -Halal bi halal FKBMu UIN IB, GDM, Rabu, 18 Mei 2022-16 Syawal 1443 H.

    View Full
  • muhammadiyahsumbar
    18.05.2022 - 1 day ago

    SK - Principle-Chairman of PWM SB Incognito II @ Ma Sijunjung Tuesday 18, 2022. Observing GDM Prof ASM. The building has been completed. Some exteriors and interiors assoceries in progressing. (Photo Jasrizal)

    View Full
  • muhammadiyahsumbar
    17.05.2022 - 2 days ago

    Incognito, Principle-Chairman PWM SB to PPM Al-Kautsar 50 Kota, Tuesday, 17/5/2022-15 Syawal 1443 H welcomed by Mudir. Those are 6 items confirmed and well informed and Organised. Instalations and utilities, Bank Supported, PDM office facilities, extended relations, Sending Student Tapak Suci Contest and Festive to Makassar, New Building Development , the 33th Anniversary of PPM Al-Kautsar Celebration May 21st, 2022 etc.

    View Full
  • muhammadiyahsumbar
    14.05.2022 - 5 days ago

    Empat Murid Kiai Kholil Bangkalan (Cikal Bakal NU, Muhammadiyyah, MIAI dan Masyumi)

    Empat Murid Kiai Kholil Bangkalan (Cikal Bakal NU, Muhammadiyyah, MIAI dan Masyumi)

    Sebuah perbincangan tentang empat santri Syaikhana Kholil Bangkalan yang akan menjadi tonggak dakwah Indonesia.

    1. Awal 1900-an 4 murid tamatkan pelajarannya pada Kyai Cholil di Bangkalan Madura. Menyeberangi selat : 2 ke Jombang, 2 ke Semarang.

    2. Dua murid yang ke Jombang, 1 dibekali cincin KH. Muhammad Ihsan (kakek Cak Nun "Emha Ainun Najib), dan 1 lagi KH. Romli (ayah KH. Mustain Romli) dibekali pisang mas.

    3. Dua murid yang ke Semarang; Hasyim Asy’ari & Muhammad Darwis, masing-masing diberi kitab untuk dingajikan pada Kyai Soleh Darat.

    4. Kyai Soleh Darat adalah ulama terkemuka, ahli nahwu, ahli tafsir, ahli falak. Keluarga besar RA. Kartini mengaji pada beliau. Bahkan atas masukan Kartini-lah, Kyai Soleh Darat menerjemahkan al-Quran ke dalam bahasa Jawa agar bisa dipahami. Dari sinilah buku fenomal Habislah Gelap Terbitlah Terang tercipta dari ayat "Minadz Dzululumati ilan Nuur"

    5. Pada Kyai Soleh Darat, Hasyim dan Darwis (yang kemudian berganti nama jadi Ahmad Dahlan tabarruk dengan gurunya Syekh Ahmad Zaini bin Dahlan, Mufti Syafiiyyah di Tanah Haram) belajar tekun dan rajin, lalu ‘diusir’. Kedua sahabat itu; Hasyim Asy’ari dan Ahmad Dahlan diperintahkan Kyai Soleh Darat segera ke Makkah untuk melanjutkan belajar.

    6. Setiba di Makkah, keduanya yang cerdas menjadi murid kesayangan Imam Masjidil Haram, Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi. Tampaklah kecenderungan Hasyim yang sangat mencintai hadist, sementara Ahmad Dahlan tertarik bahasan pemikiran dan gerakan Islam.

    7. Tentu riwayat jalan berilmu mereka panjang. Saya akan melompat pada kepulangan mereka ke tanah air dan gerakan yang dilakukan.

    8. Hasyim Asy’ari pulang ke Jombang. Di sana Kyai Ihsan kakek Cak Nun menantinya penuh rindu dimana beliaulah yang ‘sakti’ inilah yang menaklukkan kawasan rampok dan durjana bernama Tebuireng untuk didirikan pesantren bersama pendekar dari Pesantren di Cirebon.

    9. Hasyim Asy’ari, dia mohon agar berkenan mulai mengajar di situ. Beliau membuka pengajian ‘Shahih al-Bukhari’ di sana. Bahkan Syaikhona Kholil, Sang Guru juga pernah ngaji kepada Hadratus Syekh.

    10. Pahamlah kita, satu-satunya orang yang bisa membujuk Gus Dur keluar istana saat impeachment  (pemakzulan) dulu ya Cak Nun. Ini soal nasab dan kisah kedua kakeknya.

    11. Saat disuruh mundur orang lain, Gus Dur biasanya jawab: “saya kok disuruh mundur, maju aja susah, harus dituntun!”. Tapi Cak Nun tidak menyuruhnya mundur. Kata beliau, “Gus, koen wis wayahe munggah pangkat!” Sudah saatnya naik jabatan!”.?.

    12. KH. Romli Tamim yang juga di Jombang mendirikan pesantren di Rejoso, kelak jadi pusat Thariqoh Al Mu’tabarah (Qadiriyyah wa Naqsabandiyyah) yang disegani yakni Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan Jombang.

    13. Kembali ke Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari, : beliaulah orang yang menjadikan pengajian hadist penting & terhormat. Sebelum Hadratusy Syaikh memulai ponpes Tebuireng-nya dengan kajian Shahih al-Bukhari, umumnya ponpes cuma ajarkan tarekat. Bahkan pernah suatu ketika Syaikhona Kholil ikut mengaji hadist ke Mbah Hasyim.

    14. Tebuireng makin maju, santri berdatangan dari seluruh nusantara. Hubungan baik terjalin dengan Kyai Hasbullah, Tambakberas, Jombang. Putra Kyai Hasbullah, Abdul Wahab yang kelak jadi pendiri organisasi Islam terbesar yang dinisbatkannya pada Hadratusy Syaikh : NU. Konon selama KH. Abdul Wahab Hasbullah dalam kandungan, ayahnya mengkhatamkan al-Qur’an 100 kali diperdengarkan pada si janin.

    15. Tebuireng juga berhubungan baik dengan KH. Bisyri Syamsuri Denanyar. Abdul Wahid Hasyim menikahi putri beliau Ibu Nyai Hj. Solichah (ibu Gus Dur).

    16. KH. Bisyri Syansuri juga beriparan dengan KH. Abdul Wahab Hasbullah. Inilah segitiga pilar NU; Tambakberas – Tebuireng – Denanyar.

    17. Satu waktu ada santri Hadratusy Syaikh melapor, dari Yogyakarta ada gerakan yang ingin memurnikan agama & aktif beramal usaha. “O kuwi Mas Dahlan”, ujar Hadratusy Syaikh “Ayo padha disokong”!”. Itu Mas Dahlan, ayo kita dukung sepenuhnya.

    18. KH. Ahmad Dahlan sang putra penghulu keraton itu amat bersyukur. Beliau kirimkan hadiah. Hubungan kedua keluarga makin akrab.

    19. Sampai generasi ke-4, putra-putri Tebuireng yang kuliah di Yogyakarta selalu kos di keluarga KH. Ahmad Dahlan Kauman.

    20. Sebagai bentuk dukungan pada perjuangan KH. Ahmad Dahlan, Hadratusy Syaikh menulis kitab Al-Tambihat al-Wajibat Li man Yashna’ al-Maulid bi al-Munkarat.

    21. Ketika akhirnya gesekan makin sering terjadi antara anggota Muhammadiyah vs kalangan pesantren, Hadratusy Syaikh turun tangan. “Kita & Muhammadiyah sama. Kita Taqlid Qauli (mengambil PENDAPAT ‘ulama Salaf’), mereka Taqlid Manhaji (mengambil METODE)”.

    22. Tetapi dipelopori KH. Abdul Wahab Hasbullah, para murid menghendaki kalangan pesantren pun terorganisasi baik. NU berdiri. Direstui Hadratusy Syaikh, Abdul Wahab Hasbullah & rekan berangkat ke Makkah menghadap raja Saudi sampaikan aspirasi Madzhab agar beliau bisa menghentikan rencana penghancuran makam Rasulullah SAW. Kepulangan mereka disambut Hadratusy Syaikh dengan syukur sekaligus meminta untuk terus bekerjasama dengan Muhammadiyah.

    23. Atas prakarsa Hadratusy Syaikh, KH. Mas Mansur, Muhammadiyah, dan tokoh lain, terbentuklah Majlisul Islam A’la Indunisiya (MIAI).

    24. Mengapa kisah Khalil dari Bangkalan & murid-muridnya penting? Agar terjaga fikiran, lisan & perkataan kita yang mengaku pewaris dakwah hari ini.

    25. Yang tidak memahami sejarah, nasab keluarga & sanad ilmu akan kesulitan memahami & membawakan dakwah pada kalangan tertentu.

    Disarikan dari Laman Republika.or.id dari akun Facebook Wakil Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Fahmi Salim tentang sepak terjang KH Hasyim Asy'ari dan KH Ahmad Dahlan dalam menegakkan Islam di Indonesia sejak sebelum bangsa ini merdeka, yang dikutip dari Ustaz Salim A. Fillah dengan sedikit tambahan dan editan dari saya.

    Cerita selengkapnya bisa disimak di 2 Matahari dari Tanah Jawa (Menggali Rekam Jejak Masa Belajar dan Perjuangan dakwah Pendiri NU dan Muhammadiyyah)

    Ternyata NU dan MUHAMMADIYAH Berasal dari  satu kesatuan

    View Full
  • muhammadiyahsumbar
    14.05.2022 - 6 days ago

    Memberi bukan Diberi

    Kita Terbiasa MEMBERI Bukan Di Beri KENALI MUHAMMADIYAH LEBIH BAIK LAGI

    PWMU.CO– Gus Dur pernah berkelakar: Muhammadiyah itu kaya raya tapi pengurusnya miskin-miskin.

    https://pwmu.co/175786/02/01/kelakar-gus-dur-dan-puritanisme-muhammadiyah/

    Sedangkan Carl Whiterington, peneliti senior Amerika, menulis, Muhammadiyah adalah organisasi yang diberkati.

    Muhammadiyah itu lahir jauh sebelum NKRI berdiri. • Kami bikin rumah sakit sebelum ada Kementerian Kesehatan. • Kami bikin sekolah dari PAUD hingga perguruan tinggi sebelum ada Kemendikbud. • Kami juga bikin Panti Asuhan sebelum ada Kementerian Sosial. • Lalu mendirikan Baitul maal dan Lembaga Zakat sebelum ada Kementerian Keuangan.

    Sebab itu jika ada yang bilang bahwa Muhammadiyah kenyang saat Orde Baru, itu tuduhan keji.

    https://pwmu.co/216524/11/16/tuduhan-keji-kepada-muhammadiyah/

    Sebab kami diajari untuk MEMBERI, bukan diberi.

    Para PIMPINAN dan ULAMA kami tak pandai bikin proposal. Apalagi menjilat ke para pejabat untuk dapat proyek.

    Kami urunan bikin MASJID, SEKOLAH, UNIVERSITAS atau RUMAH SAKIT.

    Setelah besar kami berikan untuk Persyarikatan Muhammadiyah.

    Semua AMAL USAHA yang kami punya BUKAN MILIK para pimpinan, pengurus, atau bahkan ulama, tapi milik Persyarikatan.

    Tidak ada yang DIMILIKI PRIBADI yang bisa diwariskan kepada anak cucu.

    Meski begitu, kami tidak menutup diri. Setiap pemberian baik dari pemerintah atau siapapun kami terima dengan senang hati sebagai AMANAH.

    Kami juga bikin proposal secukupnya, membuka ruang bagi siapapun untuk sumbangan sepatutnya, tidak berlebihan atau memaksa-maksa sambil menakar jasa.

    Meski terdaftarkan sebagai organisasi modern, sesungguhnya kami tetap konvensional secara generik.

    Tetap bersahaja, sederhana dan apa adanya. Merawat urunan, silaturahim, dan kajian-kajian sederhana. Itu salah satu rahasia kenapa Persyarikatan kami tetap survive meski berbagai hambatan menghalang.

    Banyak pengamat terkagum-kagum dengan gerakan yang digagas Kiai Dahlan 109 tahun silam ini.

    Mereka mengira banyaknya perguruan tinggi atau rumah sakit bertaraf internasional, ribuan masjid dan sekolah-sekolah yang bertebaran di seluruh nusantara adalah hasil dari minta-minta atau sokongan rezim.

    Itu keliru besar.!!!

    Tak ada bantuan asing atau sokongan rezim.

    Taruhlah ada sangat sedikit sekali.

    Muhammadiyah juga TAK PERNAH mengambil hak orang lain.

    Tidak pernah mengambil MASJID, mushala atau menyerobot tanah orang lain.

    Kami diajarkan bersahaja dan MEMBERI, bukan mengambil dengan jalan paksa.

    Muhammadiyah tetap autentik. Meski prestasi tak lagi bisa diukur.

    • Pak AR Fachrudin, Ketua PP Muhammadiyah, masih jualan bensin eceran. Naik motor Yamaha butut.

    • Pak Amien Rais muadzin reformasi itu masih tetap bersahaja dan istiqomah menyuarakan demokrasi.

    • Buya Syafi’i Maarif masih biasa jalan kaki ke masjid depan rumah, naik bus, dan antre nunggu giliran.

    • Prof Haedar Nashir naik kereta api dan duduk di serambi masjid khusyu mendengar khotbah Jumat dari jamaah akar rumput tanpa rasa canggung.

    • Tak ada kisah dramatik yang heroik atau kisah buih penuh kata dusta. Ulama kami bersahaja.

    • Tak ada yang berkaromah.

    • Hampir semua ULAMA Muhammadiyah bersahaja, memakai pakaian yang sama, makan di meja yang sama, minum pada gelas yang juga sama, tak ada yang istimewa, kendaraan yang sama tak butuh pengawalan atau penjagaan dan perlindungan berlapis.

    • Juga tak butuh pembelaan karena hujatan atau celaan dari yang tak suka.

    • Tak butuh buzzer atau influencer agar populer, juga tak butuh follower untuk menaikkan reputasi.

    (Viral di GWA Fokal IMM-Nas Malin Batuah, 13 Mei 2022)

    View Full
  • suryakehidupan
    12.05.2022 - 1 week ago

    Hari Lanjut Usia Nasional ke-26, 29 Mei 2022

    Foto mengantar Uda Drs. H. Adli Etek S ke peristirahatan terakhir TPU Tunggul Hitam Padang, 12 Mei 2022. (Istimewa WAG KB PII)

    29 Mei nanti adalah hari lansia ke-26:

    Selamat Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN)

    30 Resep Sehat di Waktu Tidak Muda lagi

    1 Tidur yg nyenyak 2 Gerakan pelan, tak usah tergesa² 3 Makanan porsi dikurangi 4 Makanan bervariasi 5 Makanan yg hangat. Hindari minum ES. ini penting dan stop skr juga 6 Minum air putih yg banyak sangat disarankan Viva Celebrity air tanpa mineral. 7 Garam dikurangi 8 Makan malam lebih awal 9 Rajin olahraga 1O Lapangkan hati dan tidak mudah tersinggung/marah 11 Dandan (merawat diri) 12 Banyak senyum 13 Lebih tahu diri 14 Melupakan usia 15 Banyak bergaul (Bersilahturahmi) 16 Lebih romantis 17 Banyak hobi 18 Jangan terlalu banyak mengejar nama & keuntungan 19 Sering wisata 🤗🤗 2O Jangan ikut campur masalah orang, jika tdk diperlukan. 21 Legowo (sekiranya ada masalah) 22 Menikmati hidup 23 Sering bersyukur 24 Suka bercanda 25👉 Kalau jadi sasaran canda tidak marah atau membalas, selalu happy bersama 26 Mudah memaafkan/ mengampuni. Dan tidak segan minta maaf bila bersalah 27 Jangan iri hati. 28 Disini senang disana senang 29 Beraktivitas apapun nikmati dgn rasa senang. 3O👉 Rajin beribadah/sedekah.

    SELAMAT MENIKMATI HIDUP, LANSIA BERBAHAGIA, SEHAT, PANJANG USIA BERMANFAAT dan TANPA BEBAN.

    View Full
  • politiksblog
    09.05.2022 - 1 week ago

    Komentar Singgalang, 20 Sep 2014 Komunikasi Politik yang Jempol

    Oleh Shofwan Karim

    Partai Demokrat (PD) yang dideklarasikan bendirinya pada 17 Oktober 2002, semakin menarik untuk diamati. Kelincahan partai ini, kini mulai menggeliat. Hal itu merupakan hikmah di balik beberapa musibah beberapa waktu lalu.

    Musibah dimulai dari beberapa kader utamanya terjerumus ke lembah tuduhan korupsi. Kalah di Pemilu Legislatif dan tentu saja juga kalah karena tidak berhasil menempatkan calonnya menjadi calon Presiden dan akhirnya masuk koalisi Merah Putih, semua itu bukanlah musibah abadi.

    Hari ini PD mulai dapat menegakkan kepala. Mulai menggeliat lincah. Kelincahan paling akhir adalah berhasilnya PD merumuskan alternatif ketiga dalam buncah pro-kontra amandemen RUU Pilkada langsung oleh rakyat atau tidak langsung oleh DPRD.

    Pilihan pertama tetap seperti 3 kali Pemilu 15 tahun terakhir, Pilkada langsung . Pilihan kedua diubah menjadi tidak langsung oleh DPRD. Yang ketiga, dan ini meskipun pilihan langsung, tetapi dengan syarat yang cukup ketat dan berbobot.

    Maka dengan 10 syarat yang diajukan PD ini, saya cendrung mengatakan ini alternatif ke-3.

    Kalau diringkas ke-10 syarat itu adalah : uji publik terhadap calon; efisiensi biaya; pembatasan kampanye; akuntabilitas dana; larangan politik sewa kenderaan partai; larangan kampanye hitam; larangan melibatkan birokrasi; larangan mencopot aparat pascapilkada; perbaikan penyelesaian sengketa; terakhir pencegahan tindak kekerasan dan tanggungjawab calon terhadap pendukung. (Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2014).

    Mengatakan ini alternative ke-3, perasaan saya tidak berlebihan. Oleh karena secara terbuka, media tidak pernah mengemukakan alasan yang sangat transparan alasan-alasan mempertahan alternatif 1 meneruskan yang sekarang, atau mengubah menjadi tidak langsung.

    Kecuali hakikat perdebatan itu adalah pada hak rakyat langsung bagi yang pro, dan alasan efiensi serta menghindari korupsi bagi yang kontra. Bahkan ada legitimasi, bahwa hak-demokrasi seperti yang tertulis dalam sila ke-4 Pancasila, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Dan itulah yang berlangsung di masa Orba.

    Maka kelincahan dan kemenangan demokrat sebenarnya terletak pada komunikasi politik. Bagaimana PD mengolah sarut-marut perdebatan publik dan parlemen, bahkan pemerintah yang mengajukan RUU itu, menjadi komoditas informasi-komunikasi edukatif dan persuasif.

    Di antaranya dengan merumuskan 10 syarat di atas tadi. Bahwa semua 10 syarat tersebut dapat diterima oleh semua pihak, rasanya tidak ada yang meragukan. Sehingga partai yang ingin Pilkada tidak langsung melalui DPRD, rasanya harus hormat dengan pendapat PD itu. Entoh, mereka juga berargumentasi dengan Pilkada via DPRD itu adalah untuk menghindari hal-hal yang dianggap negatif selama ini.

    Faktor Presiden SBY sebagai figur sentral PD yang handal, cerdas dan berpandangan jauh ke depan sehingga 2 priode memimpin RI pasca-reformasi, tentulah sesuatu yang amat dipujikan dalam mengarahkan PD sehingga mengambil keputusan ini. Semua itu tidaklah diragukan. Dan SBY patut dihormati sebagai tokoh komunikator politik dengan acungan ibu-jari jempol.

    Bahwa komposisi suara di DPR RI menjadi berubah total menjadi 287 kontra 273 untuk tetap Pilkada oleh rakyat, akan menjadi kenyaataan, itu soal lain lagi. Apalagi kalau ada sekitar 20 orang anggota fraksi dari Parpol yang mbalelo dari keputusan partai, tentulah kita tunggu tanggal 25 September ini.

    Kecuali RUU ini diserahkan kepada DPR RI 2014-2019 yang akan dilantik 1 Oktober nanti. Maka semua akan menggantung. Kalau itu yang terjadi maka benarlah adagium, “di dalam politik tidak ada yang abadi, kecuali kepentingan” . ***

    View Full
  • inspirasi-1
    08.05.2022 - 1 week ago

    Desa Panglipuran Terbersih di Bali Terbersih di Dunia

    View Full
  • inspirasi-1
    26.04.2022 - 3 weeks ago

    Copy - paste from a friend's post in the other group:

    Did you know that at Harvard, one of the most prestigious universities in the world, the most popular and successful course teaches you how to learn to be happier?

    The Positive Psychology class taught by Ben Shahar attracts 1400 students per semester and 20% of Harvard graduates take this elective course. According to Ben Shahar, the class - which focuses on happiness, self-esteem and motivation - gives students the tools to succeed and face life with more joy._This 45-year-old teacher, considered by some to be "the happiness guru", highlights in his class 14 key tips for improving the quality of our personal status and contributing to a positive life:

    🚩Tip 1. *Thank God for everything you have:* Write down 10 things you have in your life that give you happiness. Focus on the good things!

    🚩Tip 2. *Practice physical activity*: Experts say exercising helps improve mood. 30 minutes of exercise is the best antidote against sadness and stress.

    🚩Tip 3. *Breakfast:* Some people miss breakfast for lack of time or not to get fat. Studies show that breakfast gives you energy, helps you think and perform your activities successfully.

    🚩Tip 4. *Assertive*: Ask what you want and say what you think. Being assertive helps improve your self-esteem. Being left and remaining silent creates sadness and hopelessness.

    🚩Tip 5. *Spend your money on experiences*: A study found that 75% of people felt happier when they invested their money in travel, courses and classes; While only the rest said they felt happier when buying things.

    🚩Tip 6. *Face your challenges*: Studies show that the more you postpone something, the more anxiety and tension you generate. Write short weekly lists of tasks and complete them.

    🚩Tip 7. *Put everywhere nice memories, phrases and photos of your loved ones*: Fill your fridge, your computer, your desk, your room, YOUR LIFE of beautiful memories.

    🚩Tip 8. *Always greet and be nice to other people*: More than 100 inquiries state that just smiling changes the mood.

    🚩Tip 9. *Wear comfortable shoes*: If your feet hurt you, you become moody, says Dr. Keinth Wapner, President of the American Orthopedics Association.

    🚩Tip 10. *Take care of your posture*: Walk straight with your shoulders slightly backwards and the front view helps to maintain a good mood.

    🚩Tip 11. *Listen to music* (Praise God): It is proven that listening to music awakens you to sing, this will make your life happy.

    🚩Tip 12. *What you eat has an impact on your mood*:- Do not skip meals, eat lightly every 3 to 4 hours and keep glucose levels stable.- Avoid excess white flour and sugar.- Eat everything! Healthy- Vary your food.

    🚩Tip 13. *Take care of yourself and feel attractive*:70% of people say they feel happier when they think they look good.

    🚩Tip 14. *Fervently believe in God*: With him nothing is impossible!

    🚩 Tip 15 *Develop a good sense of humour.* Learn to laugh off matters, specially when things don't go right for you.

    Happiness is like a remote control, we lose it every time, we go crazy looking for it and many times without knowing it, we are sitting on top of it ...

    Have an unconditionally happy life ! 🙏🌹

    View Full
  • muhammadiyahsumbar
    20.04.2022 - 4 weeks ago

    Sarasehan Ekonomi dan Budaya bersama Wapres, Bukittinggi, 12/4/2022.

    View Full
  • muhammadiyahsumbar
    10.04.2022 - 1 mont ago

    PWM, PWA, UM Sumbar, Polita dan SMAMu2 Silaturrahim dgn Prof. Dr. H. Fahmi Idris, S.E., M.H. Sabtu 09/4/2022.

    Ucapan selamat kepada Bp Dr. Fahmi Idris, S.E., M.H. sebagai Profesor, Guru Besar Bidang Studi Manajemen Sumber Daya Manusia UNP diangkat dan dikukuhkan dalam Sidang Senat Akademik terbuka, Sabtu, 9/3/2022. Pada temu-silaturrahim ini dilaporkan kemajuan dan hal-hal yg sedang di atasi utk perkembangan persyarikatan.

    (Foto YS)

    View Full
  • shofwankarim
    05.04.2022 - 1 mont ago

    Shofwan Karim. Born in Sijunjung, Dec 12, 1952 and traveled to many countries. He traveled to Canada, USA, China, Australia, Russia, Germany, France, Italy, Spain, England, Switzerland, Saudi Arabia, Egypt, Morocco, Japan, South Korea, Taiwan, Hongkong, Macau, and Southeast Asia Countries. He lives in Padang, West Sumatera Indonesia. He married Imnati Ilyas with children and grand children. (Photos Doc)

    View Full
  • muhammadiyahsumbar
    29.03.2022 - 1 mont ago

    Kemitraan Lintas Cakrawala

    https://www.shofwankarim.id/___4DaM1n/ft_brt/5303b1dba66b01b424bff431f71cdcc8c7.jpg

    Kemitraan Lintas Cakrawala

    Oleh Shofwan Karim

    Pada Rabu, 10 Januari 2018 Muhammadiyah Sumbar dengan Aisyiah dan beberapa Organisasi Otonomnya serta PDM Padang Panjang Batipuh X Koto bersama Pimpinan Pesantrean Kauman Padang Panjang bersilaturahim kepada Kakanwil Depag yang baru.

    Kakanwil H. Hendri, S. Ag., M.Pd baru dilantik 22/12/17. Pejabat yang lahir 1/8/1967 di Candung (50 Th), Agam itu adalah mantan Kabid kepegawaian, Kakemenag Pariaman dan Agam. Beliau dengan hangat-akrab menerima kedatangan silaturrahim ini.

    Hal yang sama sudah pernah dilakukan Muhammadiyah, baik secara sendiri maupun bersama Ormas lain seperti MUI, LKAAM, Bundo Kanduang, NU, Tarbiyah, Perti, ICMI dan Omas Pemuda dan Mahasiswa terhadap Gubernur, DPRD dan Forkompim Prov dan Wako Padang pada tahun 2016 dan beberapa kali pada 2017 lalu.

    Karena awal tahun, pertemuan kali ini di samping perkenalan, lebih kepada ekspose apa yang dilakukan Muhammadiyah pada 2017 dan program serta agenda, sekaligus harapan untuk 2018.

    Berbeda dengan Pemerintah yang bekerja berdasarkan anggaran atau kerennya anggaran berbasis kinerja yang disediakan APBD dan APBN, maka Ormas lebih kepada lembaga swadaya masyarakat. Meskipun visi dan misinya tak kalah dengan tiap organisasi dan tingkatan pemerintah.

    Pemerintah pada dasarnya memberi apresiasi dan mengakui visi dan misi Ormas. Bahkan untuk provinsi lain, dengan permendagri yang mengatur, tidak pernah absen membantu Ormas dalam berbagai hal termasuk pendanaan. Hanya provinsi tertentu saja yang dengan segala dalih, meniadakan bantuan pendanaan itu.

    Artinya, bantuan pemerintah amat tergantung kepada niat baik dari tokoh yang duduk di pemerintahan itu sendiri. Pada tahun 2017, masa Kakanwilmenag Drs. H. Salman, MM, menurut catatan Hendri, Kemenag sudah membantu Pesantren Kauman yang terdiri atas Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.

    Bantuan itu berhasil dilipatgandakan oleh Kauman. Dibantu Kanwilmenag satu local belajar, oleh Kauman terbangun 3 lokal belajar. Untuk pembangunan berikutnya lantai 2 dan 3, atau 6 lokal ruang belajar lagi sudah ada seribu zak semen bantuan para dermawan. Selain 1 lokal tadi, Kemenag juga membantu program pendidikan Robotic dan UKS di Kauman. Kepala Madrasah Aliyah KMM Kauman, Derliana, MA, salah satu di antara terbaik di Indonesia, bersama 29 lainnya telah dibawa kementerian agama studi banding ke Helsinki, Finladia, Eropa Utara Desember lalu.

    Di luar itu, sebagian orang merasa bahwa ada saraf bawah yang beranggapan urusan pembangunan kehidupan beragama adalah tanggung jawab kementerian agama. Mereka menganggap urusan agama itu seperti pertanian, perdagangan, industri, pendidikan, pariwisata atau bidang urusan lainnya yang memang ada Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) khusus untuk itu.

    Karena urusan agama (termasuk 6 urusan pemerintah pusat) sesuai dengan Undang-Undang di samping 5 lainnya: urusan politik manca-negara (luar negeri); yustisi (kehakiman-peradilan), ekonomi-moneter; pertahanan (militer-TNI); keamanan (Polri).

    Pandangan itu adalah benar, tetapi terasa kaku. Hanya memegang nomenklatur undang-undang otonomi daerah, desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas bantuan, akan terkesan berpikir sekuler. Cara berpikir yang memisahkan urusan agama, spiritual dan keimanan dengan kehidupan ekonomi, politik dan social budaya atau yang dikenal sebutan urusan duniawi.

    Apabila agama dilihat dari administrasi pemerintahan, memanglah, itu urusan kementerian agama seperti tercantum di dalam susunan struktur kementerian agama mulai dari dirjen, direktorat, subdirekrotat, biro, hingga bidang dan seterusnya di Pusat. Lalu di di daerah ada Kanwil Provinsi, dan Kemenag Kota dan Kabupaten hingga KUA di Kecamatan.

    Maka dalam pikiran umum, urusan Kemenag itu adalah Bimbingan terhadap berbagai pemeluk agama. Urusan haji. Urusan nikah-talak-rujuk. Urusan wakaf dan zakat. Sekarang masuk lagi urusan label konsumsi halal. Urusan pendidikan agama di sekolah agama dan di sekolah umum. Tetapi apabila membangun tempat ibadah, itu sudah berhubungan dengan intansi lain dan masyarakat lingkungan. Susunan administrasi agama atau istilah Deliar Noer, “Administrasi Islam Indonesia”, (1983) sudah seperti itu adanya sejak berdirinya Kemenag 3 Januari 1946, 71 tahun lalu.

    Akan tetapi apabila dilihat dari tinjauan pemikiran Islam dan kaum muslimin yang lebih lapang, maka mereka selalu mengatakan tidak ada pemisahan urusan dunia dan agama. Karena agama itu bukan urusan akhirat saja tetapi lebih-lebih lagi urusan dunia. Karena akhirat itu ujungnya dan awalnya adalah dunia. Maka dengan begitu mereka beranggapan urusan pemerintahan, politik, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, pariwisata, kesehatan dan pembanguan infra struktur juga dalam kerangka agama dalam makna yang syumuli, lengkap dan komprehensif, mencakup segala urusan atau menyeluruh.

    Mereka mengatakan sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku adalah untuk mengabdi kepada Allah swt. Artinya urusan duniawi dan ukhrawi hanya terpisah dalam konteks administrasi tetapi bukan dalam isi, substansi dan jiwa serta ruh dari kehidupan. Itulah yang selalu dikatakan ulama, muballigh dan da’i mengutip Quran, Azd-Zariyat, 51:56.

    Pola pikir urusan administrasi pemerintahan atau bahasa undang undang adalah kewenangan. Apa pun undang-undangnya tidak ada kata kewenangan yang berhubungan dan menyatakan satu instansi pemerintah baik pusat maupun daerah harus bertanggungjawab terhadap akhlak masyarakat. Kecuali ada di dalam nawa-cita Jokowi-JK, salah satunya: revolusi mental. Dan di dalam beberapa sumber, yang dimaksud adalah pendidikan karakter di sekolah.

    Oleh karena itu, kalau semua kegiatan pemimpin, pejabat pemerintah berdasarkan nomenklatur itu saja, maka akan ada yang berlepas tangan. Soal LGBT, pelacuran, obat terlarang, narkoba, HIV-AID, tingginya tingkat perceraian, kekerasan di dalam rumahtangga, kekerasan kepada anak dan wanita, pelecehan, fitnah-hoax dan ujaran kebencian (hate-speech). Itu tugas pusatkah, atau desentralisasi, dekonsentrasi atau tugas bantuan?. Yang paling aman katakan saja itu harus dikerjakan lintas sektoral. Semua unsur termasuk organisasi masyarakat (Ormas) bertanggungjawab.

    Untuk yang berhubungan soal moral, mental serta akhlak dan penyakit masyarakat di atas tadi terkesan kepada sebagian orang, bahwa pemerintah fokus bekerja kalau ada anggaran. Dan anggaran itu kelihatannya lebih banyak untuk baliho dan pajangan kata dan kalimat bertuah sambil ada yang mejeng. Akan tetapi programnya kurang terekspose dan kurang terasa dalam kenyataan.

    Oleh karena itu pada tahun 2018, ini mesti diperbaiki. Ketika Hendri, Kakanwilmenag bersilaturrahim kepada Gubernur dan wakil Gubernur 28/12/17 lalu, ada keluhan, seperti ditulis laman web

    https://jarbatnews.com/seputar-ranah-minang/kakanwil-kemenag-sumbar-yang-baru-bersilaturahmi-dengan-gubernur/ . Keluhannya soal merebaknya LGTB di Sumbar. Seingat Penulis, kekhawatiran dan tepatnya bahaya LGBT itu sudah berkali-kali disampaikan dengan rincian yang lebih kuantitatif oleh Wagub pada berbagai forum publik.

    Bahwa Kementerian agama ikut bertanggung jawab, itu benar, karena pendidikan agama berada di bawah tanggungjawab Kemenag. Tetapi di luar itu, Kemenag tak ubahnya seperti 6 urusan pemerintah pusat yang telah disebut di atas. Bedanya Kemenag menjangkau kecamatan dengan KUA, setelah Kanwil di provinsi dan Kemenag di Kota dan Kabupaten. Yang lain tidak semua sampai tingkat ke Kecamatan.

    Maka kalau pola pikir (mind-set) tidak berubah dengan membangun kemitraan lintas pemerintah (sektoral), lintas masyarakat (ormas) dan lintas kelembagaan (insitusi) formal, informal dan nonformal, dalam menangkal penyakit masyarakat (patho logy social) di atas tadi, maka bersiaplah memahami pepatah, “akan jauh panggang dari api”. Pertanyaan singkatnya, siapakah dirigen (komando) dari semua itu ? Siapakah insiator membangun lintas cakrawala itu? Tentulah “pemimpin” bukan hanya “pejabat” dan itu kalau ada yang merasa. Kalau tidak, ya, Allah a’lam bi al-shawab. ***

    View Full
  • umsb
    01.03.2022 - 2 monts ago

    Bersama Bupati dan Sekda Dharmasraya Jumat, 25/2/2022 rundingan tindak lanjut hibah tanah dan pembangunan gedung Muhammadiyah-UMSumbar.

    View Full
  • muhammadiyahsumbar
    22.02.2022 - 2 monts ago

    https://youtu.be/2GSRqesYbRk

    Pedoman

    Iyuran Anggota Muhammadiyah.

    View Full
  • lpcrmuhammadiyahsb
    04.02.2022 - 3 monts ago

    Ki Jal Atri Tanjung, S.H., M.Pd. & Al-Amran, pada Agenda LPCR di Lintau, Jumat, 4/2/2022 di Tanjung Bonai, Lintau, T Datar.

    Masjid Muhammadiyah Ranting Koto Nyiur Tanjung Bonai kabupaten Tanah Datar , LPCR PWM Sumbar 4 Februari 2022.

    View Full
  • umsb
    04.02.2022 - 3 monts ago

    Merawat Silaturrahim dg Bp Irman Gusman dan Mu Sumbar, ortom dan AUM, @ UM Sumbar, Selasa 1/2/2022.

    📷

    #umsumbar#shofwankarims#muhammadiyah#showankarims#muhammadiyahsumbar #WhatsApp Image 2022-02-02 at 8.49.05 PM-2.jpeg #WhatsApp Image 2022-02-02 at 8.49.05 PM.jpeg #WhatsApp Image 2022-02-02 at 8.48.58 PM.jpeg #WhatsApp Image 2022-02-02 at 8.48.57 PM.jpeg #WhatsApp Image 2022-02-02 at 8.27.26 PM.jpeg #WhatsApp Image 2022-02-02 at 8.02.54 PM.jpeg #WhatsApp Image 2022-01-31 at 7.03.35 PM.jpeg #WhatsApp Image 2022-01-31 at 7.03.34 PM.jpeg
    View Full
  • umsb
    04.02.2022 - 3 monts ago
    #drnurhayatisubakat wardah shofwankarims muhammadiyah aisyiyah muhammadiyahsumbar #shofwankarim#minangkabau#sumaterabarat#shofwankarims#UMSumbar
    View Full